announcement
Anwar Ibrahim  ·  2026-06-14 02:57

Telegram @anwaribrahim_official

The world of Islamic scholarship and knowledge today has lost one of its best princes. The departure of Professor Dr. Muhammad Umer Chapra marked the end of a life devoted entirely to the vertical struggle for justice, empowering thought and elevating human dignity with knowledge as a vehicle. When economics is often separated from considerations of morality and humanity, the deceased appears as a figure who reminds us that prosperity without justice is ultimately nothing more than a mirage; beautiful in sight, but void of true meaning and well-being. Thus, through his writings and thoughts, he revived the Islamic intellectual tradition that links progress with people, as well as growth with responsibility to society. Meanwhile, his legacy will remain a torch that illuminates the efforts of the people to build a more just, humane, and dignified economic system. May Allah SWT bless his soul, a friend and an enlightening scholar. ANWAR IBRAHIM

Notes

Dunia keserjanaan dan keilmuan Islam hari ini telah kehilangan salah seorang putera terbaiknya. Pemergian Profesor Dr. Muhammad Umer Chapra menandai berakhirnya satu hayat yang diabdikan sepenuhnya kepada perjuangan menegak keadilan, memperkasa pemikiran dan mengangkat martabat insan dengan ilmu sebagai wahana. Ketika ekonomi sering dipisahkan dari pertimbangan akhlak dan kemanusiaan, almarhum tampil sebagai tokoh yang mengingatkan kita bahawa kemakmuran tanpa keadilan pada akhirnya tidak lebih daripada sekadar fatamorgana; indah pada pandangan, namun kontang makna dan kesejahteraan yang sebenar. Justeru, melalui tulisan dan pemikirannya, beliau menghidupkan kembali tradisi intelektual Islam yang menaut kemajuan dengan insan, serta pertumbuhan dengan tanggungjawab kepada masyarakat. Sementalahan, legasi beliau akan kekal menjadi obor yang menerangi ikhtiar umat untuk membangun sistem ekonomi yang lebih adil, yang manusiawi, dan yang bermaruah. Semoga Allah SWT mencucuri rahmat ke atas roh beliau, seorang sahabat dan sarjana yang mencerahkan. ANWAR IBRAHIM